Vaksinasi di Sekotong, Tim Vaksinator Dihadapkan Rumah Warga yang Berjauhan

Lombok Barat, NTB – Dalam perecepatan Vaksinasi di Kecamatan Sekotong, kali ini Tim Vaksinator melaksanakannya di Desa Batu Putih, Desa Persiapan Blongas, Desa persiapan Pengantap, dan Desa Buwun Mas, Kamis (21/0/2021).

Dimana, karakteristik Geografi di Sekotong dihadapkan dengan berbagai macam landscape, mulai dari pantai hingga perbukitan dan pegunungan.

Banner Iklan kos cita

Kapolsek Sekotong, Polres Lombok Barat, Polda NTB Iptu I Kadek Sumerta, SH mengatakan tantangan utama tim vaksinator ini adalah, kondisi rumah warga yang saling berjauhan.

“Selain kondisi alamnya yang berupa perbukitan, letak rumah warga yang saling berjauhan juga menjadi tantangan tersendiri dalam melakukan vaksinasi disini, ,” ungkapnya.

Namun, Kapolsek menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak menghalangi semangat Tim Vaksinator dalam mengahadapi tantangan ini, sehingga memperoleh hasil yang cukup memuaskan.

“Kondisi ini tentunya telah kami ketahui sebelumnya, sehingga telah mengambil Langkah-langkah untuk tetap memaksimalkan kegiatan vaksinasi ini,” ucapnya.

Sehingga, jauh-jauh hari sebelumnya, Tim Vaksinator di Kecamatan Sekotong, telah membangun koordinasi yang kuat dengan aparatur setempat, mulai dari tingkat kecamatan, hingga tingkat RT.

“Caranya, membangun Kerjasama dengan Kadus dan RT setempat, terutama dalam pendataan, sehingga saat pelaksanaannya, bisa lebih tepat sasaran,” katanya.

Sehingga didapat data yang valid, antara warga yang sudah mendapatkan vaksin atau yang belum mendapatkannya, serta mengetahui keberadaan yang bersangkutan.

“Sistemnya jemput bola, sehingga pada saat pelaksanaannya, tinggal memobilisasi masyarakat, dan pelaksanaan vaksinasi menjadi lebih efektif, walaupun dengan kondisi seperti ini,” katanya.

Alhasil, dari hasil vaksinasi yang digelar di empat Desa tersebut, sebagian besar sesuai dengan target yang telah direncanakan.

“Lebih tertarget, Jelas sasarannya, dan tentunya lebih memudahakan dalam mendapatkan layanan vaksinasi ini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *