Tangkap DPO Narkoba, Polisi Sekaligus Ciduk Ponakan dan Pacar, Ini Alasannya

Mataram NTB – Sat Resnarkoba Polresta Mataram berhasil membekuk seorang DPO yang telah diburu semenjak 11 bulan atas kasus tindak pidana Narkoba beserta Kekasih dan Keponakannya pada Rabu (19/01/2022).

“Semula kami memburu DPO yang berinisial S/B pria 37 tahun alamat Lingkungan Sedau Narmada, Lombok Barat di Wilayah Ampenan utara, namun tidak ditemukan DPO tersebut tetapi mengaman sdr GSP pria 23 tahun yang merupakan Keponakan DPO yang juga mempunyai peran dalam bisnis Narkoba yang dilakukan DPO, “ungkap Kasat Narkoba Kompol I Made Yogi Porusa Utama, SE, SIK saat di wawancara di ruang Sat Reskoba Polresta Mataram, Jum’at (21/01/2022).

Lanjut Yogi, disaksikan Aparat Lingkungan Telaga Emas Ampenan Utara saat penggeladahan GSP ditemukan satu klip berisi bubuk kristal diduga sabu seberat 1, 96 gram dari saku kiri celana yang digunakan GSP. Barang tersebut selanjutnya diamankan bersama satu buah HP dan satu buah celana pendek yang dipakai saat itu.

Usai mengamankan GSP, Tim Opsnal memburu DPO ke Wilayah Punia Kota Mataram, dimana di wilayah tersebut DPO mempunyai seorang kekasih bernam NI, perempuan 28 tahun. Dan ternyata DPO tidak sedang berada ditempat itu. Namun dari gelagat sang pacar DPO Tim mencurigai ada sesuatu yang disembunyikan, sehingga NI ikut diamankan oleh Tim Opsnal dan selanjutnya di tahan di Mapolresta Mataram.

“Menurut hasil penyidikan NI, atas pengakuan nya bahwa dirinya masih dalam proses rehab yang ditangani BNN namun dia mengakui bahwa dirinya kembali mengonsumsi sabu, “jelas Yogi.

Selang beberapa menit kemudian Tim Opsnal Satreskoba mendapat informasi tentang keberadaan DPO yang berinisial S/B tersebut di Wilayah Suranadi, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat.

“Tim Opsnal langsung menuju TKP untuk melakukan penyelidikan, dan setelah memperoleh kejelasan Tim melakukan penangkapan terhadap DPO tersebut di Wilayah Suranadi Lombok Barat, “jelas Yogi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.