Daerah  

NTB Rawan Bencana, Kementrian PPPA Bersinergi Bangun Perlindungan Psikososial Anak

Mataram – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bersama Pemerintah Provinsi NTB, bersinergi membangun penguatan psikososial anak di daerah rawan bencana.

Kegiatan ini dilaksanakan di Provinsi NTB karena menimbang bahwa Provinsi NTB merupakan salah satu provinsi dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi.

Menurut Asisten Deputi Perlindungan Anak Kondisi Khusus Kementerian PPPA, Dra. Elvi Handraeni, mengutip dari situs BPBD, bahwa setidaknya terdapat 5 sampai 9 potensi bencana yang ada di NTB. Sehingga untuk bisa mempersiapkan keadaan darurat terutama terkait perlindungan terhadap anak maka diperlukan upaya pencegahan, yang salah satunya dengan meningkatkan kewaspadaan.

“Hari ini bapak ibu sekalian kita semua mendapatkan bimbingan teknis, bagaimana nanti kita jika ada bencana, bapak ibu sekalian dapat melakukan perlindungan terhadap kelompok rentan. Dimana salah satu kelompok rentan selain perempuan di dalam bencana adalah anak,” kata Elvi,
Pada kegiatan Pelatihan pemberian dukungan psikososial bagi lembaga layanan berbasis masyarakat di kawasan kebencanaan, Kamis (19-8-2021) di Hotel Golden Palace Mataram.

Ia melanjutkan, bahwa di dalam suatu bencana anak mempunyai banyak sekali kebutuhan yang harus diperhatikan. Diantaranya masalah keselamatan, pendidikan dan psikologisnya. Selain itu Elvi juga menyinggung salah satu dampak bencana terhadap anak adalah masalah perkawinan anak dan trafficking.

“Mereka mudah sekali trauma, dan kita lah yang akan mengurangi trauma mereka,” pungkas Elvi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.