Scroll untuk baca artikel
Berita

Sinegritas TNI-POLRI Laksanakan Jum,at Curhat, BKTM Polsubsektor Palibelo Imbau Warga Tidak Terprovokasi Dengan Isu HoaX Pasca Pemilu

×

Sinegritas TNI-POLRI Laksanakan Jum,at Curhat, BKTM Polsubsektor Palibelo Imbau Warga Tidak Terprovokasi Dengan Isu HoaX Pasca Pemilu

Sebarkan artikel ini

Bima, NTB (02/3) – Bhabinkamtibmas Polsubsektor Palibelo Polres Bima Polda NTB Bripka Satriadi Joharis S.sos melaksanakan kegiatan Jumat Curhat di Desa Binaannya Jumat, (01/02/24) sekira Pukul 08. 30. WITA.

Bripka Satriadi Joharis selaku Bhabinkamtibmas Desa Roi yang ikut di temani oleh Babinsa itu duduk bersama warga binaannya bertajuk Jumat Curhat.

Memanfaatkan momen itu Bripka Satriadi Joharis menyampaikan kepada masyarakat agar tetap menjaga silaturahmi antara sesama Pasca Pemungutan suara.

Ia juga menyampaikan kepada warga binaan bahwa pemilu 2024 sudah selesai, mari kita bersama sama menjaga Kamtibmas. Apapun hasilnya nanti maka itulah yang terbaik.

“Mari kita beraktivitas seperti sedia kala. Kita jaga persatuan dan kerukunan” Ujarnya.

Berikan kesempatan kepada KPU dan unsur terkait untuk bekerja. Dan jika menemukan hal hal yang dapat mengganggu Kamtibmas segera laporkan kepada bhabinkamtibmas atau babinsa.

Di tempat terpisah Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo SIK., MIK., melalui Kasi Humas Iptu Adib Widayaka mengatakan, Jumat Curhat ini merupakan program Bapak Kapolri Jendral Polsi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Program ini bertujuan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, menyerap aspirasi dan informasi terkait situasi Kamtibmas ditengah-tengah masyarakat.

“Program Bapak Kapolri ini sebagai wadah aspirasi, curhat, aduan, termasuk kritik masyarakat terhadap kinerja polisi,” ujarnya

Melalui program ini, Polri dalam hal ini Polsubsektor Palibelo bisa mengetahui kondisi masyarakat di lapangan yang kemudian menjadi acuan untuk memaksimalkan pelayanan kepolisian.

“Masyarakat bisa curhat persoalan apa saja yang kiranya selama ini mungkin belum tersalurkan dengan baik kepada pihak kepolisian,” tambahnya.

Masyarakat diingatkan dalam menghadapai pasca Pemilu 2024 tetap menjaga sikap dan etika sehingga tidak menimbulkan adanya kesalahpahaman yang justru berdampak buruk bagi situasi kamtibmas. Yang paling penting adalah, jangan mudah terprovokasi sehingga tidak menimbulkan hal-hal yang berpotensi terjadinya konflik sosial.